Hadiri Upacara dan Umpan Benua hari jadi Sintang, Ini Harapan Ketua PA Sintang

NEWS UPDATE

Hadiri Upacara dan Umpan Benua hari jadi Sintang, Ini Harapan Ketua PA Sintang

Hadiri Upacara dan Umpan Benua hari jadi Sintang, Ini  Harapan Ketua PA Sintang

Website Resmi | Pengadilan Agama Sintang,

Tepat pada tanggal 10 mei masyarakat Sintang merayakan hari jadi kota Sintang yang ke 656, ada 2 agenda yang akan diikuti oleh masyarakat Sintang dan para pemangku kepentingan, pertama upacara bendera yang dilaksanakan di stadion Baning Sintang yang dipimpin oleh Bupati Sintang dan yang kedua adalah umpan benua yang dilaksanakan di depan Istana Al-Mukarromah kesultanan Sintang yang akan di pimpin langsung oleh sultan Sintang HRM Ikhsani Perdana Ismail Tsafioeddin, yang bergelar Pangeran Ratu Sri Kesuma Negara V.

Penetapan tanggal 10 mei sebagai hari jadi kota sintang sebagai bentuk penghargaan masyarakat Sintang terhadap perpindahan istana kesultanan yang semula berada di Sepauk yang oleh raja Jubair I dipindahkan ke daerah yang menjadi titik pertemuan antara sungai melawai dan sungai Kapuas yang sekarang dikenal sebagai kota Sintang yang terjadi pada 10 mei tahun 1362, perpindahan itu sebagai awal mula adanya kota Sintang dan dijadikan pusat peradaban dan tempat sosial budaya selain itu kota yang bernama Senentang juga menjadi pusat pemerintahan kesultanan Sintang. Pentepan hari jadi kota Sintang yang jatuh pada tanggal 10 mei ini juga diperkuat dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Sintang nomor 11 tahun 2015 tentang Hari Jadi Kota Sintang. Diperingatinya hari jadi Kota Sintang ini menjadi momentum Bersama dalam rangka memupuk rasa perasatuan dan kesatuan, selain itu juga digunakan untuk memupuk rasa memiliki dan kecintaan masyarakat terhadap kota Sintang yang dihuni oleh beragam suku yang ada di Nusantara.

Bupati Sintang dr. H. Djarot Winarno dalam sambutannya juga menjelaskan bahwa pada hari jadi Kota Sintang tahun 2018 ini dengan tema Sintang untuk semua, tema mempunyai makna yang sangat dalam, yakni mengajak semua masyarakat Sintang untuk menjadikan Kota Sintang sebagai kota yang ramah terhadap perbedaan dan menerima semua keragaman yang ada serta menjadi masyarakat yang cerdas bekerjasama dalam persaudaraan antar sesama bangsa Indonesia. Melanjutkan penjelasannya, bahwa kota Sintang harus mepunyai 2 karakter sebagai kota budaya, pertama kota yang berkarakter inklusif yaitu masyrakat yang berkarakter tebuka, ramah, menyenangkan, mampu merangkul satu sama lain, serta mengikutsertakan semua orang dengan berbagai perbedaannya, hal ini akan tercapai jika masyarakat mampu mengelola perbedaan menjadi spirit dan kekuatan dan mendayagunakan perbedaan menjadi sebuah modal perubahan. Kedua, karakter kota yang berkelanjutan yang mensinergikan pembangunan di bidang politik, sosial, dan pekestarian lingkungan, kota yang berkelanjutan harus dibangun dengan keyakinan bahwa kehidupan manusia harus berlanjut.

Acara selanjutnya adalah umpan benua yang dilaksanakan didepan istana Kesultanan Sintang, sultan Sintang menjelaskan bahwa Umpan Benua ini merupakan acara kebudayaan yang terus dijaga kelestariannya di Bumi Dara Juanti. Ritual itu, merupakan momen rasa syukur kita atas rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada  Kita.  menambahkan, umpan benua juga merupakan penyatuan semua kelompok masyarakat di Sintang. Acaranya sudah ratusan tahun, dan dengan umpan benua mampu menyatukan masyarakat Sintang dan dibuktikan dengan tidak pernah ada pertentangan.

Sultan Sintang HRM Ikhsan Perdana Ismail Ikhsan Tsafioedin berharap dengan adanya peringatan ini semua masyarakat Sintang dari berbagai etnis, suku, budaya, dan agama mampu bersatu padu dalam menjadikan kota Sintang menjadi kota yang maju serta di dukung penuh oleh pemerintahan baik pemerintah pusat, pemerintah tingkat I maupun pemerintah tingkat II.

Sejalan dengan itu, Ketua Pengadilan Agama Sintang mengucapkan selamat hari jadi Kota Sintang yang ke 656. Apresiasi juga diberikan kepada bupati Sintang atas prestasi yang dicapainya untuk kemajuan kota Sintang, capaian itu dirasakan langsung oleh masyarakat seperti pembangunan sarana prasarana, penataan kota yang lebih bagus dan tertata rapi. Ketua PA Sintang berharap bahwa pembangunan kota Sintang selanjutnya akan lebih maju dan lebih baik lagi, serta kesatuan dan persatuan yang ada di kota Sintang terus terjaga dan terus kondusif walaupun banyak terpaan berita hoax yang ada di medsos. Semoga ini semua menjadi kado yang berharga bagi masyarakat Kota Sintang yang barusaja merayakan hari jadinya yang ke 656. ( Sohibul Ali Huda)

Syukuran Menyambut Ramadhan

Sidang Keliling di Kabupaten Melawi

Sosialisasi BPJS

Rapat Koordinasi TIM IT

Pembinaan dan Pengawasan Oleh Ketua PTA Pontianak

0 Komentar

Tulis Komentar