Ketua PA. Sintang hadiri acara hari jadi Sintang ke 656

NEWS UPDATE

Ketua PA. Sintang hadiri acara hari jadi Sintang ke 656

Ketua PA. Sintang hadiri acara hari jadi Sintang ke 656
Ketua Pengadilan Agama Sintang, Rukayah, S,Ag (tengah)

Website Resmi | Pengadilan Agama Sintang,

Peringatan hari jadi kota sintang yang ke 656 yang diperingati ke tiga kalinya ini di buka pada hari jumat jam 16.30 oleh bupati Sintang dr. H. Djarot Winarno, M. Med. Ph dan dihadiri oleh para pimpinan berbagai instansi yang ada di Kabupaten Sintang, dan turut hadir Pimpinan Korem 121  Alambana Wanawai Sungai Kapuas, DPRD Sintang, Sultan Sintang, Ketua Pengadilan Negeri Sintang, Ketua Pengadilan Agama Sintang, Komandan batalion 643/WS, Sekda Sintang, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN, Pimpinan BUMD, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kab Sintang, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kab Sintang, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Budayawan, Tokoh Masyarakat.

Sebelum acara dibuka secara serimonial, masyarakat yang menghadiri pembukaan ini disuguhkan beberapa tarian dari berbagai adat yang ada, seperti reog ponorogo dari adat jawa yang ditampilkan secara energik, barongsai dengan berbagai atraksinya yang ditampilkan oleh adat budaya tionghoa, tarian Petagas yang dibawakan oleh para gadis nan cantik dari adat melayu, tarian Pantang/Tenun yang dibawakan oleh para gadis Dayak yang menari-nari penuh kegembiraan dengan menunjukan gaya menenun pakaiannya.

Pada helatan itu ada yang sangat menarik perhatian, di depan Indoor Apang Semangai berdiri stand-stand suku yang ada di Kota Sintang seperti dewan adat Dayak, majlis adat budaya melayu, Pusat paguyupan warga jawa, majlis adat budaya tionghoa, adat budaya minang pariyaman, masyarakat adat batak, forum budaya bugis makasar, persatuan masyarakat adat flores, masyarakat adat aceh, dan lain-lain, mereka berdandan dan berpakaian menurut adat masing-masing. Sengan dandanan yang berbeda mereka tetap canda tawa dan saling mengunjungi antar stand yang ada, seakan-akan mereka satu suku namun beda pakaian adat. Gambaran menarik ini membuktikan kalua kota Sintang memang untuk semua tanpa melihat latar budaya dan suku namun tetap saling menghargai.

Perayaan hari jadi kota Sintang pada kali ini mengusung tema Sintang Untuk Semua yang digagas oleh masyarakat komunitas adat secara swadaya mengadakan sebuah pentas yang sangat meriah dengan mengusung tema Pasar Rakyat dan Pentas Budaya Bhineka Tunggal Ika. Acara yang dibuka oleh bupati Sintang ini dihadiri seluruh masyarakat Sintang dengan mengenakan pakaian adat masing-masing dan membaur menjadi satu, mereka bercanda tawa antar warga dengan adat dan suku yang berbeda tanpa canggung dan ingin mengirim sinyal bahwa kota Sintang untuk semua, pemandangan ini sangat selaras dengan tema yang diusung pada ulang tahun kali ini yakni Sintang Untuk Semua.

 Pesta rakyat yang begitu meriah ini mengundang kesan pada bupati Sintang, menurut bupati acara ini memiliki 3 nilai penting:

  1. Kegiatan kolosal dengan unsur beragam merupakan bentuk dari pelibatan aktif partispasi konsumtif dari publik diruang publik, merupakan system demokrasi yang dibangun Bersama, masyarakat yang mampu memerankan dirinya secara mandiri dalam peringatan hari jadi merupakan barameter bahwa masyarakat telah mengalami proses kematangan dalam berorganisasi secara baik.
  2. Kegiatan ini berhasil mencapai titik temu antara pasar berwatak profit dan budaya berkarakter ide kreatif dan pertemuan ini akan menghasilkan industry kreatif yang sangat baik dalam kemajuan ekonomi dan budaya pada masyarakat sintang,
  3. Kegitan ini mengusung tema sakral yaitu bhineka tunggal ika sebagai salah satu pilar dan consensus berbangssa dan bernegara, upaya menjaga dan merawat spirit bhineka thunggal ika adalah kewajiban bangsa apalagi dalam era globalisasidan primordialisme yang selalu mengancam keutuhan bangsa,

Turut hadir ketua Pengadilan Agama Sintang ibu Rukayah, S.Ag pada acara pembukaan hari ulang tahun Kota Sintang, pertama kali yang di ucapkan beliau adalah “Selamat ulang tahun kepada masyarakat sintang”. Ucapan itu itu diberikan oleh ibu Rukayah, S.Ag sebagai ketua PA Sintang yang pada saat ini kota Sintang telah berumur 656 tahun. Tidak kalah dengan bupati Sintang yang telah menyampaikan 3 nilai penting, ketua PA Sintang ini juga menyampaikan empat nilai positif dengan adanya kegiatan ini.

  1. Pasar rakyat, kegiatan ini menurut beliau sangat membantu perekonomian rakyat dan sekaligus ajang promosi bagi kuliner khas Sintang dengan disediakannya stand-stand untuk berjualan.
  2. Pagelaran pentas budaya bhineka tunggal ika, pagelaran ini menurut beliau bisa jadi edukasi bagi masyarakat Sintang tentang keberagaman suku yang ada di Nusantara.
  3. Pengukuhan Forum Pembauran kebangsaan kabupaten Sintang untuk mempererat tali persaudaraan dan persatuan yang ada di Sintang yang pada saat ini memasuki tahun politik.
  4. Adanya perlombaan yang bisa menggali potensi kreatifitasan pada masyarakat Sintang dan Hiburan masyarakat dengan mendatangkan artis ibukota.

Apresiasi dan dukungan penuh diberikan oleh bupati sintang kepada masyarakat adat yang ada di sintang atas terselenggaranya kegiatan ini yang bertepatan pada momen yang sangat spesial ini, yakni ulang tahun kabupaten sintang ke 656 dengan tema Sintang Untuk Semua yang mempunyai semangat inklusif yang hendak di rawat oleh masyarakat sintang, kematangan dalam berfikir diperlihatkan masyarakat sintang dengan mampu bergandeng tangan dan bekerja sama untuk memeriahkan hari jadi sintang dengan multi etniknya dan tanpa mementingkan ego sectoral.

Kebhinekaan ini yang telah terbangun di masyarakat sintang di motori oleh tiap tokoh komunitas adat budaya ini telah sesuai dengan visi misi kabupaten sintang yakni “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sintang Yang Cerdas, Sehat, Maju, Religius Dan Sejahtera, Yang Didukung Penerapan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Dan Bersih Pada Tahun 2021”

Ucapan terimakasih tak lupa disampaikan oleh bupati sintang dr. H. Djarot Winarno, M. Med. Ph kepada seluruh tokoh dewan adat yang telah memprakarsai kegiatan ini, selain itu bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada forum pembauran kebangsaan kabupaten sintang yang mempunyai andil dalam terselenggaranya ini.

Harapan bupati dengan adanya kegiatan ini adalah agar acara ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh warga sintang khususnya untuk bisa memperkokoh persaudaraan, persatuan dan kesatuan antar suku bangsa yang ada di kabupaten sintang serta bergembira bersuka cita merayakan hari jadi kabupaten sintang dengan saling menghargai adat budaya lokal masyarakat sintang serta selalu menjaga suasana aman dan damai.(Solihul Huda,CPNS/CAKIM)

 

Syukuran Menyambut Ramadhan

Sidang Keliling di Kabupaten Melawi

Sosialisasi BPJS

Rapat Koordinasi TIM IT

Pembinaan dan Pengawasan Oleh Ketua PTA Pontianak

2 Komentar

  1. Cara Mengobati Tipes
    Cara Mengobati Tipes
    08 Mei 2018 - 13:42:54 WIB

    Thank you, this article useful
    http://www.obattipes.gipiherbal.com/

  1. Cara Mengobati Kerumut
    Cara Mengobati Kerumut
    12 Mei 2018 - 13:27:04 WIB

    this article is very useful .. !!
    http://www.kerumut.gipiherbal.com/

Tulis Komentar