KPTA Pontianak pimpin Upacara Peringatan Hari ibu ke 89 di PA. Sintang

NEWS UPDATE

KPTA Pontianak pimpin Upacara Peringatan Hari ibu ke 89 di PA. Sintang

KPTA Pontianak pimpin Upacara Peringatan Hari ibu ke 89 di PA. Sintang
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Drs. H. Maslihan Saifurrozi, SH.,MH bertindak sebagai Inspektur Upacara

Website Resmi | Pengadilan Agama Sintang,

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah. Menilisik sejarah panjang Kemardekaan bangsa Indonesia, tidak hanya andil kaum pria yang ikut berjuang, kaum perempuan punya andil yang cukup besar pula dalam torehan sejarah kemardekaan bangsa indonesa. Atas peran dan jasa kaum perempuan dalam perjuangan kemardekaan pada kongres  Perempuan Indonesia  pertama kali  pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta di tetapkan sebagai hari Ibu.

Untuk memperingati salah satu hari bersejarah tersebut, seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Agama Sintang bersama Pengadilan Negeri sintang dan dharmayukti Karini melangsungkan Upacara Peringatan Hari ibu ke 89 (22/12) . Terdapat hal yang sangat istimewa dalam perayaan Upacara kali yang dilaksanakan di halaman Pengadilan Agama Sintang kali ini yaitu  bertindak sebagai Inspektur Upacara Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Drs. H. Maslihan Saifurrozi, SH.,MH.  Peringatan Hari ibu ke 89 kali ini bertepatan dengan kedatangan beliau di Pengadilan Agama Sintang dalam rangka melakukan Pembinaan dan Pengawasan.

Adapun para petugas upacara yaitu bertindak sebagai Komandan Upacara; M. Syaiful Al Fajar, SH.I, Pengibar bendera; Destra Dicky P, Danang Rismanto, S.Kom, Nurjan Sutia W, SH, pembawa acara; Nurul Hidayani, SH.I, Pembaca Naskah Pancasila; Istiqamah Pembacaan Sejarah Singkat Hari Ibu; Reni Rosanty, SE.I dan Pembacaan doa; Amin Sodik, SH.I.

Dalam Peringatan Upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat  dari Menteri Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya”. Salah satu hal penting yang di sampaikan dalam amanat tersebut yaitu bekerjasama, bergotong royong, saling membantu, bahu membahu, sehingga  dapat melakukan sesuatu dan mencapai hasil yang lebih baik dan di dukung oleh  keinginan dan kemauan yang kuat untuk sendiri maupun bersama-sama menghindari, tidak melakukan, dan menghentikan semua bentuk kekerasan dalam ranah pubik maupun domestik (dalam rumah tangga).

Selain itu dalam amanat tersebut juga menyoroti peran penting pondasi ketahanan dalam keluarga dalam mengatasi maraknya berbagai persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti: kekerasan termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO), pornografi, Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS, narkoba, kriminalitas dan lainnya.

Terakhir dalam amanat tersebut mengajak semua perempuan untuk maju terus, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya, sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa.

Upacara berlangsung khidmat dan tertib sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah di tetapkan dan di tutup dengan pembacaan Doa.(jamil)

 

 

Syukuran Menyambut Ramadhan

Sidang Keliling di Kabupaten Melawi

Sosialisasi BPJS

Rapat Koordinasi TIM IT

Pembinaan dan Pengawasan Oleh Ketua PTA Pontianak

1 Komentar

  1. Khasiat Walatra Gamat Emas
    Khasiat Walatra Gamat Emas
    29 Desember 2017 - 11:40:25 WIB

    tetap semangat dan terima kasih sudah memberikan sajian informasi yang menarik :)
    | https://goo.gl/3sXTYE | https://goo.gl/ZzSrnB | https://goo.gl/rFzVob | https://goo.gl/A5tUyK |
    | https://goo.gl/EvA9a2 | https://goo.gl/B5pTAk | https://goo.gl/z9wENi |

Tulis Komentar